Showing posts with label Sosial-Politik. Show all posts
Showing posts with label Sosial-Politik. Show all posts

Thursday, August 11, 2011

Perlunya Studi Lambang dan Simbol yang Komprehensif untuk Indonesia

0 comments
How can some Masons believe Masonry is a Christian organization, while others understand its darker goals? The key to this confusion lies in the concept of the “inner” and the “outer” doctrine. Masonry, like other secret societies, is set up with an “outer” doctrine for consumption by the general public, and an “inner” secretive doctrine known only to an elect few. (William T. Still NEW WORLD ORDER: THE ANCIENT PLAN OF SECRET SOCIETIES: 28)

Pike also explained that Masonry must deceive its member in the first three degrees, the “Blue Degrees.”
The Blue Degrees are but the outer court or portico of the Temple. Part of the symbols are displayed there to the Initiate, but he is intentionally misled by false interpretations. It is not intended that he shall understand them; but it is intended that he shall imagine he understands them. Their true explanation is reserved for the Adepts, the Princes of Masonry.
(William T. Still NEW WORLD ORDER: THE ANCIENT PLAN OF SECRET SOCIETIES: 29-30) 
 
Beberapa kali saya surfing dari satu blog ke blog lainnya yang membahas masalah Freemasonry, selalu saja timbul perdebatan sengit ketika harus membicarakan masalah lambang, simbol, dan sejenisnya. Padahal secret societies tidak cuma Freemasonry saja. Dalam Freemasonry yang paling rumit juga sebenarnya bukan masalah lambangnya, karena sudah terlalu banyak dokumentasi baik dari kalangan Freemason sendiri maupun non-Freemason, tinggal mau baca atau tidak, itu saja masalah sebenarnya.

Masalah lambang, simbol, tanda, dan sejenisnya memang rumit. Di Indonesia ini terlalu banyak orang yang komentar tanpa menyadari esensi ucapannya. Dalam masalah lambang, ada yang mentang-mentang dia seorang desainer grafis lalu komentarnya seolah paling valid kalau berbicara masalah lambang. Padahal tau apa dia masalah Freemasonry dan Secret Societies lainnya? Maaf, bukan bermaksud meremehkan, tapi saya paling tidak suka dengan komentar sok-sokan tanpa tujuan dan dasar yang jelas. Karena beberapa kali blog saya diiklankan oleh seorang yang memakai nickname anonymous (tikus tak dikenal, hahahaha) pada debat sengit masalah lambang, sehingga beberapa email yang datang mengkritik saya karena di blog belum ada tulisan mengenai lambang/simbol, padahal beberapa diantara mereka mengira saya pakar lambang yang hebat (terimakasih atas doanya, tapi saya belum sehebat itu, masih kalah sama Robert Langdon, haha…)

Beberapa blog Indonesia yang menjadi ajang perdebatan sengit yang berkaitan dengan masalah lambang/simbol karena, misalnya menyinggung Indosat, TransTV, atau PKS, diantaranya: (mohon maaf jika ada kekurang-akuratan penulisan alamat web yang dimaksud)

1. http://suara01.wordpress.com/2008/05/01/benarkah-pks-mirip-dengan-“bintang-daud”-israel/
2
. http://artikelislami.wordpress.com/2008/04/30/benarkah-pks-mirip-indosat/
3.
http://cesarzc.wordpress.com/2007/08/28/logo-indosat-lambang-zionisme/
4.
http://cesarzc.wordpress.com/2007/08/28/voc-penyusupan-zionisme-di-indonesia/
5.
http://cesarzc.wordpress.com/2007/06/28/logo-trans-tv-lambang-freemason/
6.
http://anisah.890m.com/pks-beda-tipis-dengan-indosat/
7.
http://amaduq01.wordpress.com/2008/05/01/lambang-lambang-yang-mirip-lambang-yahudi-ups-pks-juga/
8.
http://www.axxyc.com/forum/viewtopic.php?f=57&t=74&start=0&st=0&sk=t&sd=a&sid= b2aca09b99f57b53ba47e5b33efc688e

Monday, August 8, 2011

Psywar Perang Dunia II Axis (Nazi, Italy, Jepang) VS Allies (Amerika, Inggris), Rusia

0 comments
Karikatur karya Arthur Syzk "The New Order"
Inilah dia Perang Psikologis yang dilakukan 3 kekuatan besar pada masa PD II, yakni :

  • AXIS (NAZI German, Fasis Itali, Imperium Jepang)
  • ALLIES (AMERIKA, INGGRIS dan sekutu2nya)
  • Rusia/ USSR (Blok Communist) 
Selama perang dunia II pemimpin-pemimpin dari kubu Axis (Adolf Hitler, Benito Musollini dan Kaisar Hirohito) seringkali di ilustrasikan dengan propaganda hitam oleh kubu Allies sebagai Monster.

Propaganda hitam tersebut dimaksudkan untuk mempertegas berita itu sendiri daripada kenyataannya. Propaganda jenis ini di asosiasikan dengan operasi alam bawah sadar (psychological operations/ PSYOP)

Para pemimpin2 Axis di karikaturkan sebagai Gorilla,Tengkorak,tikus, atau apapun, sehingga “PSYWARS” dari Allied jadi begitu nyata. Semua ini adalah bagian dari masa2 perang dimana terjadinya penghancuran karakter perseorangan sebagai manusia, bahkan menjadikannya citra baru hampir sama seperti tikus sehingga layak untuk dibunuh.

Dilain sisi, kita juga sering mentertawakan dan mengejek para pemimpin politik ini dan para pengikutnya, baik Axis maupun Allies.

 der Fuhrer Adolf Hitler, Kaisar Hirohito, PM Musollini
Kenapa mereka saling mengejeknya atau menjadikannya bahan lelucon ?
Dalam artikel The Public Diplomacy White Paper No. 7 berjudul “Ejekan sebagai Senjata” oleh J. Michael Waller menjelaskannya dalam beberapa bagian, diantaranya :

Tuesday, April 19, 2011

Food Not Bombs

0 comments
Karena makanan adalah hak semua orang bukan hak istimewa segelintir orang saja!
Karena ada cukup makanan untuk semua orang dimana-mana!

Karena kekurangan bahan makanan pokok adalah bohong!

Karena disaat kita lapar atau kedinginan kita punya hak untuk mendapatkan apa yang kita inginkan dengan cara meminta, mengamen, atau menempati bangunan-bangunan kosong!

Karena kapitalisme menjadikan makanan sebagai sumber keuntungan, bukan sebagai sumber nutrisi!

Karena makanan tumbuh pada tanaman!

Karena kita butuh lingkungan bukan kendali!

Karena kita butuh rumah bukan penjara!

Karena kita butuh makanan bukan bom!

Di berbagai penjuru dunia saat ini telah terbangun puluhan kelompok-kelompok yang aktivitasnya adalah membagi-bagikan makanan vegetarian gratis untuk orang-orang miskin dan siapapun yang tidak mampu membeli makanan. Kelompok-kelompok ini selain mengkampanyekan sikap anti-kemiskinan mereka, secara lebih jauhnya bertujuan untuk menciptakan sebuah tatanan masyarakat yang non-kekerasan. Dan walaupun memang banyak kelompok-kelompok yang melakukan aktivitas tersebut dalam berbagai nama, namun ada satu organisasi akar-rumput yang sangat konsisten melakukan aktivitas tersebut dan organisasi ini telah berkembang secara internasional, Food Not Bombs (FNB).

Hari Buruh (MayDay)

0 comments
Hari Buruh pada umumnya dirayakan pada tanggal 1 Mei, dan dikenal dengan sebutan May Day. Hari buruh ini adalah sebuah hari libur (di beberapa negara) tahunan yang berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh.

Sejarah Hari Buruh

Pawai Hari Buruh 1 Mei 2003 di Jakarta
May Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat. Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja.

Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi di tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers. Pemogokan ini membawa para pengorganisirnya ke meja pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja dari 19 sampai 20 jam seharinya. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.

Friday, April 15, 2011

SIAPAKAH TERORIS SESUNGGUHNYA???????

0 comments

Sekitar satu bulan yang lalu  rakyat kita di kejutkan dengan kasus data wikileaks yang di publikasikan oleh dua harian ternama dari Australia. Berita yang memuat tentang penyalah-gunaan kekuasaan "abused power" oleh presiden kita tercinta dan tersayang Susilo Bambang Yudhoyono. Mulai dari korupsi, lalu menggunakan badan intelejen untuk memata-matai lawan politik, yang salah satunya adalah seorang menteri di jajaran kepemerintahannya.( Betul-betul tindakan seorang pengecut jika semua itu terbukti kebenarannya ).
Sontak berita tersebut membuat pihak Istana beserta jajarannya seperti kebakaran jenggot, bantahan demi bantahan di kemukakan oleh semua pihak yang merasa tersulut oleh pemberitaan tersebut, termasuk pihak keluarga Presiden. 

Disaat pemberitaan tentang wikileaks sedang menjadi topik terhangat, tiba-tiba saja kita dikejutkan oleh Bom Buku, lalu wikileaks seperti hilang di telan gemuruh Bom Buku berdaya ledak sebesar mercon. Tak heran banyak warga yang menganggap Bom Buku sebagai pengalihan isu wikileaks ( Hal ini sudah menjadi kebiasaan hal yang bisa ketika ada kasus yang  sedang HOT  di media). 
Kenapa??? karena berita Bom Buku itu sendiri jauh lebih besar dari daya ledaknya, terlebih lagi rangkaian keanehan cerita di balik Bom itu, antara lain ; Bom meledak setelah lebih dari 5 jam deketahui dan ternyata tim gegana tidak datang ke lokasi. Kemudian 2 jam setelah Bom meledak, Kepala BIN, Sutanto, terburu-buru bicara " Sulit mengidentifikasi pelaku ". Sunguh pernyatan aneh yag sangat tidak pantas yang keluar dari mulut seorang KABIN, karena telah mengebiri proses hukum. 

Wajar jika pernyataan itu kemudian menimbulkan tafsiran adanya "instruksi" agar pelaku tidak perlu di "usut". Dan kelucuan Bom makin menjadi-jadi karena ternyata korban BOM semuanya tidak memiliki keterkaitan aktivitas, lalu seolah ingin menyempurnakan skenario, maka di berbagai tempat muncullah berita BOM...BOM...BOM...BOM... Rakyat lalu dipaksa percaya dengan cerita yang tidak logis yang sepertinya keluar dari akem teroris.. FUCK !!!



Lalu selai terror Bom Buku ada pula terror nyata yang dirasakan tiap orang, tiap ibu rumah tangga, tiap keluarga di setiap rumah, apa itu?? BOM GAS 3 KG !!! ledakan BOM GAS 3 KG terjadi tiap hari, membakar ratusan rumah beserta isinya, melukai ratusan korban tanpa pandang bulu, mulai kakek hingga bayi, tak peduli usia dan tanpa pilih suku atau agama, semua bisa jadi korban. BOM GAS mengakibatkan kerugian puluhan miliar rupiah, dan terror BOM GAS jauh lebih nyata, lebih berbahaya dan lebih menakutkan bagi rakyat jika di bandingkan dengan BOM BUKU, namun hingga kini pemerintah tidak berusaha mengusut siapa penyebar terror BOM GAS itu walaupun jumlah korban tidak terhinga, dan walaupun mudah untuk mengetahui siapa dalang penyebar terror BOM GAS itu. mungkin karena karena yang menjadi koban selama ini adalah orang miskin jadi kematian mereka tidak perlu di khawatirkan. Atau mungkin seperti hanya BOM BUKU , hal ini juga tidak di usut karena pelakunya berasal dari rezim yang sesungguhnya memiliki kewenangan untuk mengusut.

Setelah rentetan terror di atas, mungkin akan ada lagi terror baru yang segera menghantui rakyat, namanya BOM BAHAN BAKAR MINYAK. Terror ini lebih berbahaya dari terror sebelumnya karena mampu membuat ibu-ibu rumah tangga bunuh diri, pelajar-pelajr menjadi putus sekolah, mahasiswa terpaksa citu atau drop out, BOM BBM juga mampu meningkatkan jumlah kriminalitas, memaksa para wanita untuk menjual diri menjadi pelacur,dan secara langsung mendorong orang baik untuk menjadi pelaku kejahatan. Apakah ada subsidi BBM?? Untuk menjawab itu, maka pemerintah harus jujur transparan berapa sesungguhnya biaya produksi 1 liter BBM. Kenapa? karena, ada atau tidaknya subsidi, ditentukan oleh berapa biaya produksi, berapa harga jual ke pasar. Jika biaya produksi lebih tinggi dari harga jual berarti subsidi BBM memang ada, tetapi bila biaya produksi lebih kecil dari harga jual maka di pastikan sesungguhnya tidak ada subsidi !! Dan masalahnya hingga saat ini pemerintah tidak mau jujur untk membeberkan berapa biaya produksi per liter BBM. 

Kwik Kian Gie pernah menghitung bahwa sebenarnya biaya produksi per liter BBM (premium) berkisar antara Rp.450,-/liter hinggaRp.600,-/liter. Jadi jika premium di jual dengan hargaRp. 4.500,-/liter berarti keuntungan pemerintah berkisar Rp. 4.050 hingga Rp. 3.900,-/ liter. Rendahnya biaya produksi itulah yang membuat hingga saat ini negara Venezuela tetap memjual premium ke rakyatnya sebesar Rp. 600,-/liter. Bayangkan besar keuntungan yang di dapat pemerintah dari BBM. Lalu kemana uang itu?????? Keuntungan dari memeras dan menipu rakyat itu lalu mengalir ke istri dan anak-anak para pejabat, sehingga mereka bisa menghambur-hamburkan uang tersebut. 



Jika TERROR berarti menyebarkan ketakutan, jika TERROR berarti sabotase terhadap upaya mensejahterakan rakyat, jika terror adalah upaya untuk memciptakan ketidaknyamanan dalam hidup, jika terror adalah KEJAHATAN maka mari kita simpulkan WHO IS THE REAL TERORIST ??? dan kita tahu siapa TERORIS SESUNGGUHNYA !!













Saturday, April 9, 2011

Leninisme VS Karl Marx

2 comments

Leninisme bukanlah sebuah pengembangan dari ide-ide Karl Marx, melainkan sebuah pendistorsian darinya, dan Stalinisme adalah sebuah parodi menyeluruh atas Marx. Sayangnya kedua partai “komunis” di Indonesia yang mengaku revolusioner dan mengklaim diri mereka sebagai penerus ide-ide Marx justru mengikuti jalur yang telah ditentukan oleh kedua diktator tersebut. Maka, saat ini seorang Marxis yang baik adalah mereka yang berada di luar partai, sementara yang tertinggal dalam partai hanyalah mereka yang paling idiot.

Semenjak saya menyatakan diri keluar dari PRD dan meyakinkan diri saya sendiri bahwa saya tidak setuju dengan kitab suci ideologi si botak Lenin, saya tidak tahu lagi apa penyebabnya, tapi setiap saat saya melihat seorang Leninis berjalan ke arah saya—dalam sebuah demonstrasi misalnya—saya selalu waspada, tegang. Jantung saya mulai berdebar-debar, dan secara spontan saya mulai mencari rute kabur serta bersiap-siap membela diri. Dalam hati, bahkan saya mengutuki diri saya sendiri yang membiarkan diri saya terlihat oleh para Leninis tersebut. Apa saya nggak sadar, bahwa hampir dalam setiap demonstrasi kaum Leninis selalu menyusup, berpakaian lusuh, ngantongin handphone dan ngebawa setumpuk kutipan kalimat si gundul Lenin di kepala mereka? Gobloknya saya ini! Sekarang lihat! Si Lenin yang terlahir kembali makin deket, makin deket, dekeeet—dan kemudian—fiuh! Dia terus lewat tanpa ngeliat atau ngeganggu saya, dan saya bisa bernafas lega sekarang...
 
Copyright 2011 AGNOSFREAK
Design costumized by Demurga